Artikel ini membahas prosedur umum untuk menangani keluhan pelanggan di perusahaan besar atau kecil, manufaktur atau jasa, sektor swasta atau pemerintah.
Ini merupakan sebuah pendekatan bagaimana memperlakukan keluhan pelanggan secara konsisten di sebuah perusahaan untuk memastikan bahwa keluhan itu ditangani dengan efektif untuk keuntungan pelanggan dan perusahaan.
| R |
indu order merupakan sebuah predikat yang sering dilekatkan kepada tenaga penjual (Salesperson) atau perusahaan yang jarang mendapatkan order penjualan, atau kinerja penjualannya jauh dibawah standard yang diharapkan. Tentu saja predikat ini tidak menyenangkan bagi siapapun yang mendapatkannya.
Lebih menyedihkan lagi, kalau Sales Manager, Boss, atau siapapun yang berkepentingan dengan pencapaian penjualan, tidak berusaha membantu atau mencari tahu apa yang menyebabkan seorang tenaga penjual kurang berprestasi, tapi malah memberikan CAP bahwa seorang tenaga penjual yang rindu order identik dengan malas atau kurang upaya.
Beberapa hari lalu saya mendapat pertanyaan menarik dari peserta pertemuan dengan para pimpinan teknologi informasi di perusahaan yang diadakan perusahaan market leader dunia di bisnis software, yaitu: Dimana letaknya ‘orang’ pada konsep “7n1 Strategy?
Seringkali kita mendengarkan kata klasik yang berulang-ulang dari pebisnis besar dan kecil: "Bikinnya sih gampang, tapi yang penting bagaimana memasarkannya". Karena perannya yang strategis, tidak heran pemasaran menjadi isu penting dalam bisnis. Memang ada sedikit kerancuan bahasa di sini, apakah yang dimaksud adalah pemasaran ataukah penjualan?
Konon suatu hari, Om William yang saat itu usahanya belumlah seraksasa Astra saat ini, datang ke kantor pada pagi hari dan segera disambut oleh seorang Office Boy yang meletakkan segelas minuman di meja kerja Om William. “Selamat pagi Tuan” demikian sapa sang Office Boy dengan sopan yang disambut dengan anggukan dan sambil meletakkan koran di meja, Om William pun balas menyapa “Kamu masih baru ya? sudah berapa lama kamu kerja disini?” “Kira-kira satu bulan Tuan” jawabnya.
Sebulan terakhir ini kita dikejutkan maraknya demo buruh di berbagai kota. Untuk kesekian kalinya buruh dan pengusaha berbenturan (atau dibenturkan?).
Pelanggan komplain adalah hal yang wajar, bagi perusahaan, menyambut baik komplain adalah wajib!!! Nah, sekarang bagaimana supaya komplain itu dapat tertangani secara efektif?
Dalam sebuah seminar “The Mindset To Success” sebuah sharing pembekalan bagi adik-adik mahasiswa sebuah perguruan tinggi yang sebagian sedang menunggu saat-saat diwisuda, salah seorang adik mahasiswi mengajukan pertanyaan:”Kak, kalau setelah lulus saya ingin usaha sendiri sebaiknya usaha apa ya ?” ini satu-satunya pertanyaan dari seseorang yang rupanya ingin menjadi pengusaha selepas diwisuda sementara nyaris semua pertanyaan seputar bagaimana cara mendapatkan kerja atau bagaimana memulai karir sebagai karyawan.
Paris, Kompas - Pebisnis papan atas Amerika Serikat, H Wayne Huizenga, meraih Ernst and Young World Entrepreneur of The Year atau WEOY tahun 2005. Acara kelas dunia yang digelar Ernst and Young di Monte Carlo, Monako, Sabtu (28/5) pukul 19.00 sampai Minggu pukul 00.30, ini diikuti 34 peserta pemenang di tingkat negara (country winners), termasuk country winner dari Indonesia, CEO Garudafood Sudhamek Agoeng WS.
Bagi siapapun, melakukan manajemen waktu secara bijak amat penting. Bila Anda melewatkan janji penting dan tenggat waktu, tak ayal ini bakal mengganggu alur karir dan kehidupan sosial Anda. Buntutnya, timbul rasa bersalah, frustrasi, dan perasaan buruk lain. Berikut tips manajemen waktu yang tepat dari George Mason University.